Selasa, 28 April 2009

Laporan Bab 7


BAB I
PEMBAHASAN


 Alat-alat yang diperlukan
a. Digital Trainer NX-4 plus 
b. IC 7404 
c. IC 7408
d. IC 7432
A. Percobaan Half Adder

Diagram logika:


 
 Skema pengkabelan :
 


Langkah-langkah : 
1) Menyambungkan element 1 IC(7408) ke element 1 IC(7432) menuju logic switch / input A.
2) Menyambungkan element 2 IC(7408) ke element 2 IC(7432) menuju logic switch / input B.
3) Menyambungkan element 3 IC(7408) sebagai output dan hubungkan dengan led dan hubungkan juga dengan element 1 IC(7404) sebagai input.
4) Menyambungkan elemen 6 IC(7408) sebagai output dan hubungkan dengan led.
5) Menyambungkan element 4 IC(7408) dan 2 IC(7404) menjadi input yang saing berhubungan.
6) Menyambungkan element 14 pada setiap IC menuju ke vcc.
7) Sambungkan element 7 pada setiap IC ke ground.
.
Tabel kebenaran : 




B. Percobaan Full Adder
Alat-alat yang diperlukan
a. Digital Trainer NX-4 plus 
b. IC 7486 
c. IC 7408
d. IC 7432

Diagram logika:


 
 Skema pengkabelan :
 


Langkah-langkah : 
1) Menyambungkan element 1 IC(7486) ke element 2 IC(7408) menuju logic switch /input A.
2) Menyambungkan element 2 IC(7486) dan 1 IC(7408) menuju logic switch / input B.
3) Menyambungkan element 3 IC(7486) menjadi input element 5 IC(7486) dan menjadi input element 5 IC(7408).
4) Menyambungkan element 4 IC(7486) menjadi input element 4 IC(7408).
5) Menyambungkan elemen 6 IC(7486) sebagai output dan hubungkan dengan led.
6) Menyambungkan elemen 3 IC(7408) menjadi input element 2 IC(7432).
7) Menyambungkan elemen 6 IC(7408) menjadi input element 1 IC(7432).
8) Menyambungkan element 3 IC(7432) sebagai output dan hubungkan dengan led.
9) Menyambungkan element 14 pada setiap IC menuju ke vcc.
10) Sambungkan element 7 pada setiap IC ke ground.


Tabel kebenaran : 


BAB III
KESIMPULAN
Half Adder adalah suatu rangkaian penjumlahan system bilangan biner yang paling sederhana. Rangkaian ini hanya dapat digunakan untuk operasi penjumlahan data bilangan biner sampai satu bit saja.
Full Adder dapat digunakan untuk menjumlahkan bilangan – bilangan biner yang lebih dari satu bit. Penjumlahan bilangan – bilangan biner sama dengan penjumlahan bilangan desimaldimana hasil penjumlahan tersebut terbagim menjadi 2.

Nama teman kelompok Ari Suharcahyo/123070064

Laporan Bab 6

BAB I
PEMBAHASAN


 Alat-alat yang diperlukan

a. Digital Trainer NX-4 plus

b. IC 7490 

A. Percobaan pencacah biner dengan IC (7490).

Diagram logika:

 
Skema pengkabelan :
 

Langkah-langkah : 
1) Menyambungkan element 1 ke element 12sebagai output dan hubungkan dengan led.
2) Menyambungkan element 2 dan 3 menuju logic switch /Reset.
3) Menyambungkan element 5 menuju ke vcc.
4) Menyambungkan element 6 dan 7 menuju logic switch /Set.
5) Menyambungkan elemen 11 sebagai output dan hubungkan dengan led.
6) Menyambungkan elemen 9 sebagai output dan hubungkan dengan led.
7) Menyambungkan elemen 8 sebagai output dan hubungkan dengan led.
8) Sambungkan element 10 ke ground.
 
Tabel kebenaran : 


BAB III
KESIMPULAN

Pencacah / counter merupakan rangkaian – rangkaian logika pengurut. Pencacah memiliki karakteristik penting yaitu jumlah hitumgan maximum (modulus pencacah), menghitung keatas atau kebawah, operasi asikron atau sinkron dan bergerak bebas atau berhenti sendiri. Untu menyusun rangkaian pencacah , digunakan flip-flop. Karena menurut saya pencacah ada samanya dengan flip=flop yaitu lampu yang hidup berpindah-pinda atau saling bergantian.
Teman sebangku Ari Suharcahyo/123070054

Laporan Bab 5

BAB I
PEMBAHASAN


 Alat-alat yang diperlukan
a. Digital Trainer NX-4 plus 
b. IC 7473 

A. Rangkaian yang mempelajari dan memahami cara kerja dan sifat-sifat FLIP-FLOP yang menggunakan 2 inputan. 
 
Skema pengkabelan :
 

Langkah-langkah : 
1) Menyambungkan element 1( IC 7473) menuju ke logic switch/input A/clk.
2) Menyambungkan element 2 dan 4(IC 7473) menuju logic switch / input B dan vcc.
3) Sambungkan element 3/output dari IC 7473 hubungkan dengan dengan led K.
4) Menyambungkan elemen 1 4(IC 7473) sebagai input J.
5) Menyambungkan elemen 1 2(IC 7473) sebagai output.
6) Sambungkan element 11(IC 7473) ke ground.

Table kebenaran JK :





BAB II
KESIMPULAN

Sebuah JK FLIP-FLOP yang di trigger oleh sisi menuju positif dari sinyal Clock. Input-input J dan K mengontrol keadaan FLIP-FLOP dengan cara yang sama seperti input-input pada S dan R. Namun ada perbedaan dintara keduanya yaitu: Bila keadaan J = K = 1 tidak menghasilkan suatu output yang menentu, flip-flop akan selalu masuk dengan keadaan yang berlawanan dengan transisi positif dari sinyal clock jk.


Teman sebangku Ari Suharcahyo/123070054